• KP.NENDIANG RT 001 / RW 01 DESA MAPUR
  • Desa_mapur22@yahoo.com

Sejarah Desa

30 Maret 2019 Rodi sikumbang Dibaca 1.617 Kali

Pada zaman dahulu sebelum tahun 1800 Desa Mapur ini sudah ada penghuninya yakni bangsa Cina dan Suku Laut yang hal ini terlihat dari bukti peninggalan-peninggalan bangsa cina yang ada berupa tanah dan kebun karet, bangsal – bangsal pembuatan gambir dan kapur serta pecahan keramik kuno Cina, tempayan dan kuburan-kuburan Cina lainnya dan peninggalan Suku laut berupa kuburan-kuburan suku laut dari batu bauksit dan anak cucu mereka yang masih ada sampai saat ini.

 

Setelah masuk tahun 1800 baru ada sekelompok suku melayu Belitung menggunakan perahu ( sampan ) yang datang untuk menyebarkan agama islam dan mereka datang untuk mengembangkan budaya melayu dan adat istiadat melayu serta membuka lahan untuk pertanian/ perkebunan yang sampai pada saat ini sisa-sisa peninggalannya berupa Pohon durian dan Mangga yg masih ada. Sehubungan dengan hal tersebut diatas mereka lalu mendarat disekitar pantai Kp. Belakang, Mentigi dan Kp. Nanyang yang berasal dari bahasa China yang artinya “ Berita ” oleh karna pada saat itu Kampung ini tempat bertemunya mereka untuk saling memberikan informasi yang pada saat ini disebut “ NENDIANG” yang menjadi pusat perkampungan di Desa Mapur. Mereka mulai merintis daerah tersebut untuk mencari sumber penghidupan dan lama kelamaan mereka mendiami pulau ini ( Mapur ) hingga memperoleh keturunan. Setelah itu mereka mulai menebang hutan untuk dijadikan lahan pertanian kebun kelapa.

Dari hasil kajian yang mereka dapatkan setelah mendiami pulau ini, mereka mulai memberi nama berdasarkan pulau-pulau yang ada disekitar pulau tersebut hingga mereka namakan pulau Mapur ini         dengan nama    P. PANJANG yang kemudian di sebut dengan Pulau Mapur, yang asal katanya dari bahasa china yaitu MAIPOK.

 

Pada saat Jepang memasuki Desa Mapur + Tahun 1940 an, Penduduk merasa sangat ketakutan, yang pada saat itu Jepang menduduki P. Merapas, sebelah Timur P.Mapur yang pada akhirnya dapat dihalau oleh tentara sekutu. Ketika mengalahkan Tentara Jepang, Tentara sekutu dibantu oleh Tetua kampung yang pada waktu itu disebut BATHIN yaitu Bhatin Wahab. Kedatangan Tentara sekutu tersebut menggunakan Kapal Selam dengan jumlah 12 orang disebuah tanjung sebelah Barat Pulau Mapur dengan dipimpin oleh seorang tentara Sekutu bernama BRITISH, yang sampai pada saat ini disebut TANJUNG BRITISH.

 

Warga Desa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dengan menjual hasil tangkapan sebagai nelayan dan menjual hasil kebunnya seperti Kelapa, Cabai, ubi dan lainnya ke Kijang Kecamatan Bintan Selatan, yang saat ini Kecamatan Bintan Timur.

Pada saat sebelum ORLA sampai ORBA, di Pulau Mapur sudah terbentuk Kepala Kampung - Kepala Kampung yang disebut Bathin dan selanjutnya disebut Penghulu dan kemudian disebut Kepala Desa sampai pada saat ini. Adapun beberapa pergantian Kepala Kampung di Pulau Mapur antara lain :

  • Bathin Wali : Era Belanda
  • Bathin Awang Besar : Era Belanda
    • Bathin Muhammad : Era Belanda
    • Bathin Muhammad Jali : Era Belanda
    • Bathin Wahab : Era Belanda
    • Penghulu Mustafa Hadi : Tahun 1973 s/d 1978
    • Penghulu / Kades Syahril Al Thalib : Tahun 1978 s/d Th 2004
    • Kepala Desa Mhd. Syarif : Tahun 2004 s/d 2009
    • Kepala Desa Zainuddin : Tahun 2009
    • Kepala Desa Mhd. Syarif : Tahun 2009 s/d 2015
    • Kepala Desa Sapari : Tahun 2015 s/d 2016
    • Kepala Desa Zuhfriadi : Tahun 2016 s/d sekarang

    Dan sebutan mulai berubah setelah era Orde Baru hingga yang dinamakan penghulu di rubah dinamakan dengan Kades (Kepala desa) adapun Kepala Desa di era tersebut yaitu :

    • Syahril Al Thalib
    • Syarif ( Era Reformasi ) sampai saat ini.

    Hingga Desa Mapur semakin berubah, pembangunan semakin meningkat dan kehidupan masyarakat mulai membaik dibandingkan dengan era sebelumnya.

    1. Iklim

    Iklim Desa Mapur sebagaimana desa-desa lain di wilayah Kabupaten Bintan mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat yang ada di Desa Mapur Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan.

     

    1. Keadaan Sosial Ekonomi Penduduk
    Jumlah Penduduk Desa Mapur mempunyai jumlah penduduk 1.017 jiwa yang tersebar dalam 6 wilayah RT dan 2 wilayah RW
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar